Berita

sutarman/ist

Komjen Sutarman: Saya Terima Video Pembantaian Warga Lampung Beberapa Bulan Lalu

RABU, 14 DESEMBER 2011 | 16:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pembantaian pembunuhan yang diduga dilakukan aparat Kepolisian terhadap warga Mesuji, Lampung, terkait kasus sengketa tanah dengan perusahaan asal Malaysia, sudah lama didengar pihak Mabes Polri.

"Kasus itu sudah lama terdengar. Tapi belakangan ini semakin intens," ungkap Kabareskrim Polri Komjen Sutarman di Istana Kepresidenan Bogor (Rabu, 14/12).

Sutarman pun mengaku sudah menerima video dan gambar-gambar adegan penyiksaan tersebut. "Saya terima gambar-gambar itu beberapa bulan lalu. Tapi belakangan ini makin sering diedarkan," jelas mantan Kapolda Metro Jaya ini.


Namun, dia belum bisa memastikan apakah video atau gambar tersebut asli atau tidak.

"Kami belum tahu apakah gambar itu asli atau tidak. Tapi belakangan ini gambarnya makin sering disebar ke media. Kami sudah bentuk tim dua hari lalu berangkat ke Lampung. Saya persisnya belum tahu. Kita masih selidiki," ungkapnya lagi.

Malam ini, Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, lanjut Sutarman. Masalah pembantaian itu akan menjadi salah satu bahasan. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya