Berita

boediono/ist

Boediono Ngaku Sudah Terlalu Banyak Singkatan, Sampai Bikin Lupa

RABU, 14 DESEMBER 2011 | 14:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Boediono mengaku ada sedikit overlap atau rangkap jabatan yang diemban Kuntoro Mangkusubroto.

Selain menjadi Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Kuntoro juga menjabat Kepala Unit Kerja Presiden yang biasa disebut UKP4.

"Ada sedikit overlap," ucapnya di saat membuka Seminar Akhir Tahun, "Refleksi Dua Tahun Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Hukum dan Proyeksi Strategi Pemberantasan Mafia Hukum" di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu siang (14/12).


Tapi, menurutnya, rangkap jabatan itu masih wajar. Malah disitulah dia bisa minta Kuntoro untuk lakukan pengawasan dari apa yang sudah dilakukan semua instansi dalam pemberantasan mafia hukum di wilayahnya masing-masing.

Yang menarik, ternyata di suasana yang cukup formal kenegaraan dan di hadapan para petinggi lembaga negara, Boediono masih bisa menunjukkan sikap santai dan sedikit menyentil.

Saat akan menyebutkan kepanjangan dari UKP4 yang adalah Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), dia sempat minta Kuntoro Mangkusubroto untuk membantunya karena dia lupa.

"Sudah terlalu banyak singkatan,  saya sampai lupa," katanya sambil tersenyum. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya