Berita

boediono

Wapres Boediono Ngaret, Seminar di Istana Bogor Terpaksa Molor

RABU, 14 DESEMBER 2011 | 13:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Rencananya, Wakil Presiden Boediono akan membuka Seminar Akhir Tahun, Refleksi Dua Tahun Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Hukum dan Proyeksi Strategi Pemberantasan Mafia Hukum di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu siang (14/12).

Sudan hadir di Istana Bogor untuk mengikuti acara tersebut antara lain Menteri Kehutanan Zulkifili Hasan, Ketua KPK Busyro Muqoddas, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, dan Ketua Komisi Yudisial Erman Suparman.

Sedianya Boediono akan datang bersama Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto.


Acara yang sedianya dimulai pukul 13.00 WIB tepat, terpaksa molor karena menunggu kehadiran Wapres Boediono di ruang pertemuan Istana Kepresidenan.

Nampak para hadirin yang kebanyakan sudah hadir di ruangan sejak 30 menit lalu asyik bercengkerama satu sama lain untuk mengisi kekosongan agenda. Belum ada pemberitahuan dari pihak protokoler Wapres apa alasan keterlambatan Boediono.

Tapi sekitar pukul 13.25 WIB Boediono akhirnya tiba. Seminar pun dimulai. Boediono datang dengan dampingi Kuntoro. Saat ini ini Kuntoro Mangkusubroto sedang menyampaikan laporan. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya