Berita

Saleh Daulay: Pemuda Muhammadiyah OKP Paling Eksis

SABTU, 26 NOVEMBER 2011 | 00:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay,  mengklaim bahwa OKP-nyalah organisasi paling nyata dan paling eksis.

Hal itu disampaikan Saleh di hadapan para peserta Rapat Koordinasi Nasional Pemuda Muhammadiyah yang dihadiri oleh seluruh Perwakilan Provinsi di Jakarta (Jumat, 25/11).

Ungkapan ini menurutnya gampang diukur, saat ini Pemuda Muhammadiyah telah berusia 79 tahun. Bagi OKP (Organisasi Kepemudaan) usia 79 tahun adalah usia mapan di mana sistem organisasi, perkaderan dan program kerjanya telah berjalan dengan baik. Indikator lainnya, telah bergantinya kepengurusan Pimpinan Wilayah di tiap provinsi dalam kurun waktu 10 bulan,


"Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan kami yakin kalau OKP lain belum pernah memiliki prestasi yang menyamai Pemuda Muhammadiyah dalam hal konsolidasi tersebut," katanya.

Dalam pertemuan internal Pemuda Muhamamdiyah se Indonesia ini, Saleh menyampaikan juga kalau pola perkaderan Pemuda Muhammadiyah memiliki kantung-kantung kader seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Kantung-kantung kader inilah yang akan mensuplai kader-kader terbaiknya untuk melanjutkan kepemimpinan di Pemuda Muhammadiyah.

Rakornas sendiri dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 27 November 2011 di Jakarta. Selain dihadiri oleh perwakilan Pemuda Muhammadiyah tiap propinsi, saat pembukaan hadir juga Dr. H. Abdul Fatah Wibisono, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Dr. Dipo Alam, Menteri Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu II.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya