Berita

menteri mari/ist

Majukan Pariwisata Daerah, Menteri Mari Gelar KPN

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 23:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Satu bulan lebih menjabat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu membuat gebrakan. Dia meluncurkan program baru untuk memajukan pariwisata nasional melalui Konferensi Pariwisata Nasional (KPN).
 
Acara ini akan digelar pada 5-6 Desember di Hotel Sahid Jaya,  Jakarta. Peserta kegiatan ini seluruh pimpinan daerah di seluruh kota/kabupaten di Indonesia.

"Potensi pariwisata di Indonesia bisa dioptimalkan dengan usaha yang sungguh-sungguh serta kerja sama antara para pemangku kepentingan pariwisata," kata Mari di gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat (Senin, 21/11).


Rencananya, Presiden SBY akan membuka langsung acara ini. Acara ini juga akan diisi pemaparan para ahli mengenai pengembangan pariwisata. Mari menerangkan, sektor pariwisata berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Dengan terlibatnya semua stakeholder, diharapkan sektor pariwisata daerah bisa maksimal.

Mari menambahkan, berdasarkan laporan yang diterbitkan World Travel and Tourism Council (WTTC) tahun 2010, sektor pariwisata telah mempekerjakan 235 juta orang di seluruh dunia dan berkontribusi sebesar 9,3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

"Di Indonesia sektor pariwisata berkontribusi sebesar 9,1 persen terhadap PDB dan mempekerjakan 8,9 juta orang," terangnya.

Mari menyatakan, pihaknya akan menginventarisir problem masing-masing daerah sekaligus mencari solusi, agar tercipta iklim pariwisata yang kondusif. "Kunci pengembangan pariwisata ada di pemerintah daerah. Pariwisata dapat memberi kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya