Berita

aburizal bakrie/ist

PILKADA DKI JAKARTA

Dipastikan, Priya Tak Bisa Maju hanya Karena Besan Ical

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 | 10:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. DPP Partai Golkar menganggap pertanyaan dukungan DPD I Golkar Jakarta kemarin yang mengaku telah memutuskan bahwa calon gubernur adalah Ketua Umum DPD Golkar DKI Jakarta Priya Ramadhani.

"Itu biasa saja. Hampir semua Ketua DPD I Golkar melalukan itu. Artinya mengajukan calon internal, terutama posisi Ketua DPD I Partai Golkar. Itu kan aspirasi. Kalau nggak ada itu, aneh juga. Berarti tokohnya tidak teruji dong di bawah," ungkap fungsionaris DPP Partai Golkar Indra J. Pilliang kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 11/11).

DPP Partai Golkar, jelasnya, tidak akan terpengaruh dengan adanya dukungan dari internal Golkar Jakarta terhadap besan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie tersebut. Makanya dia menepis, pernyataan Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Zainuddin, yang menyebut dalam menentukan calon diputusikan berdasarkan, 60 persen pertimbangann dari DPD dan 40 persen DPP.
 

 
"Peraturan organisasi Partai Golkar tidak seperti itu. 100 persen itu keputusan DPP. Nggak ada itu pembagian 60 persen; 40 persen," jelasnya.

Dia pun memastikan bahwa hubungan kekerabatan tidak menjadi pertimbangan dalam penentkan calon gubernur DKI Jakarta. Karena dia menegaskan, partainya objektif dalam memutuskan siapa yang bakal diusung.

"Nggak ada kaitannya dengan itu. Jangankan besan, adik saja nggak bisa. Karena, yang disebut dengan partai politik itu punya pertimbangan-pertimbangan yang objektif. Jangan sampai unsur-unsur seperti itu menjadi pertimbangan utama. Kalau itu pertimbangan utama, justru posisi ketua umum akan sulit di depan kader-kader yang lain, yang juga potensial untuk maju," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya