Berita

ist

Konflik Internal Berakhir, Partai Delapan Penjuru Mata Angin Siap Hadapi Pemilu

KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 23:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) terus berbenah, bangun dari keterpurukan akibat konflik internal. Sekretaris Jenderal PPRN, Joller Sitorus memastikan bahwa situasi yang berkembang dalam internal partai berlambang delapan penjuru mata angin saat ini semakin baik. Kader dan pengurus terus menjalin komunikasi yang intensif guna mengembalikan situasi ke arah yang lebih kondusif.
 
"Tahun 2014, sudah bukan lagi halangan bagi PPRN. Semua berjalan secara baik, dan tinggal dibutuhkan konsistensi kader saja," kata Joller dalam rilisnya yang diterima redaksi (Kamis, 10/11).

Konflik internal menjadikan pembelajaran baru bagi pengurus partai. Sehingga juga menjadikan catatan tersendiri, sekaligus bagian dari sejarah besar bagi PPRN.


Joller menuturkan, akhir konflik internal di tubuh PPRN ditandai dengan putusan kasasi Mahkamah Agung dan Fatwa Mahkamah Agung, yang memastikan segala sengketa hukum sudah tidak ada lagi. DPP PPRN dan sejumlah pengurus DPW PPRN telah melakukan audiensi dengan Direktur Tata Usaha Negara Kemenkum dan HAM, Asyhari Sihabudin. Dari audiensi itu menghasilkan informasi perkembangan yang sangat baik. “Semuanya tinggal menunggu proses administrasi saja,” ujar Joller, menirukan ucapan Direktur Tata Usaha Negara.

“Kita lupakan masa lalu yang pahit, marilah kita memasuki era yang lebih baik ke masa depan partai. Selama ini sudah sangat menyita waktu dan menguras tenaga kita sehingga saat ini tidak patut untuk berlama-lama. Apalagi dalam situasi yang semakin baik ini,” tutur Joller bersemangat.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya