Berita

Diduga Pakai Dokumen Palsu, Aktivis Greenpeace Ditangkap Imigrasi Indonesia

RABU, 19 OKTOBER 2011 | 19:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Setelah sempat menghilang, pihak Imigrasi akhirnya menangkap aktivis senior Greenpeace cabang Inggris Andrew John Tait yang diduga kuat masuk ke Indonesia dengan dokumen palsu. Ia ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat hendak meninggalkan Indonesia dengan pesawat Singapore Airlines SQ 961 sekitar pukul 15.40 WIB (Rabu, 19/1) .

Kepala Bagian Humas dan Tata Usaha Ditjen Imigrasi, Maryoto Sumadi, membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, kini Andrew Tait dalam pengawasan. Pihak Imigrasi tengah menyelidiki keaslian data diri Andrew Tait.

“Kami sedang menyelidiki karena nama dan tanggal lahirnya berbeda, tetapi wajahnya mirip,” katanya.

Petugas Imigrasi di Halim Perdanakusuma, akhir pekan lalu sempat menahan Andrew Tait. Saat itu, Andrew dalam perjalanan ke Jambi menggunakan pesawat sewa.

Namun anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Achmad Santosa yang biasa dipanggil Ota, meminta petugas Imigrasi membebaskan Andrew karena akan menghadiri konferensi di Jambi. Karena intervensi Ota, pihak Imigrasi menyerah. Paspor Andrew difotokopi sebelum akhirnya dia terbang dengan menggunakan charter flight ke Jambi. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya