Berita

menteri salim/ist

Mensos Ajak Mahasiswa Peduli Tangani Masalah Sosial

SABTU, 20 AGUSTUS 2011 | 17:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kementerian Sosial RI berkomitmen meningkatkan kepedulian sosial masyarakat dengan menegaskan kembali jati diri bangsa.

"Kami akan mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama meningkatkan rasa kepedulian," ujar Menteri sosial RI Salim segaf Aljufri dihadapan 3000 mahasiswa dalam  acara Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) 2011 Universitas Indonesia Depok Jawa Barat, (Sabtu, 20/8).       

Menurut Salim, Kemensos tidak dapat melakukan penanganan masalah sosial sendirian tanpa melibatkan pihak lain, salah satunya mahasiswa. Sebab, mahasiswa adalah bagian dari elemen bangsa yang penting dalam melakukan perubahan.


"Mahasiswa adalah agent of social change dalam tatanan masyarakat dan bangsa," tandas Menteri asal PKS itu.

Oleh karena itu, jati diri bangsa kita yang suka tolong menolong satu sama lain harus ditingkatkan. Menteri  Salim mengajak para mahasiswa untuk melakukan kepedulian di sosial di lingkungan masing-masing dan berpartisipasi aktif mengatasi masalah sosial.

"Saya percaya kepada para mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan bisa ambil bagian dalam mengatasi masalah sosial," pinta dia.

Ditanya seputar penanganan maslah pengemis musiman selama ramadhan di DKI Jakarta, Mensos berjanji memulangkan mereka ke kampung halamannya masing-masing.

"Tentunya hal itu akan kita tangani bekerja sama dengan pemda DKI dan pihak terkait lainnya. Juga akan dikirim ke panti-panti sosial yang ada untuk dilakukan pembinaan," tandas dia.

Selain itu, besok akan dipulangkan para penghuni rumah kumuh dan penyadang sosial lainnya yang berada di daerah pejompongan, Jakarta Pusat ke daerah masing-masing. Mereka berjumlah ratusan orang akan dipulangkan ke daerah asal pakai bis dan kereta api. "Di daerah asal akan dilakukan pembinaan oleh dinas sosial setempa, sehingga diharapkan mereka bisa mandiri di daerahnya setelah adanya pembinaan," harap tokoh PKS itu.

Saat ini, jumlah anak terlantar mendekati angka 5 juta, lansia terlantar ada 1,7 juta dan ada 138 ribu kabupaten terpencil dan rawan masalh sosial, mulai pangan, tersedianya pekerjaan dan sebagainya.

"Ini tidak bisa dibiarkan dan pemerintah butuh kerjasana dengan mahasiswa, LSM dan semua elemen bangsa. Saya yakin dengan mensinergikan kekuatan yang ada permaslahan pengemis dan lainnya bisa diatasi dengan cepat," pungkas Mensos. [dem]    

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya