Berita

sabar/ist

Badai Salju Membuat Sabar Sempat Ingin Menyerah Kalah

SELASA, 16 AGUSTUS 2011 | 22:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Berbeda dengan pendakian pertama kemarin (Senin, 15/8), pendakian kedua hari ini (Selasa, 16/8) dari kamp Morien di ketinggian 3.800 mdpl ke kamp Lenz Rocks di ketinggian 4.600 mdpl jauh lebih berat.

Badai salju turun sejak tadi pagi. Udara begitu dingin dan mengganggu jarak pandang para pendaki yang tergabung dalam tim Ekspedisi Merdeka-RMOL. Pendaki tunadaksa berkaki satu dari Indonesia, Sabar, dan kawan-kawannya menghabiskan waktu sekitar delapan jam untuk mencapai Lenz Rocks. Dalam pendakian pertama sebelumnya mereka menempuh jarak dan rintangan hanya dalam waktu lima jam di bawah terik matahari.
 
Kondisi pendakian yang berat disampaikan Sabar kepada promotor pendakian, Teguh Santosa, dan manajer pendakian, Dar Edi Yoga, yang kini berada di Moskow, Rusia, lewat jaringan telepon satelit beberapa saat lalu.


Sabar mengaku, kondisi pendakian yang begitu berat membuat dirinya sempat berpikir untuk menyerah. Namun, semangatnya kembali muncul manakala mengingat semua maksud dan niat baik di balik pendakian puncak tertinggi di Eropa itu.

Kondisi pendakian yang berat sejauh ini membuat dokter Agung Hadyono yang berusia 57 tahun, yang mendampingi Sabar, terpaksa kembali ke kamp Moraine.

Adapun ketiga anggota tim pendaki Universitas Negeri Semarang (Unnes) disebutkan telah mencapai kamp Lenz Rocks. Belum ada kabar pasti mengenai tim pendaki dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Malam ini Sabar Cs akan bermalam di kamp Lenz Rocks. Besok pagi (17/8) mereka direncanakan melakukan summit attacks ke puncak Elbrus. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya