Berita

anas urbaningrum/ist

Nazaruddin Benar-benar Ganggu Anas Urbaningrum Jadi Presiden

SABTU, 06 AGUSTUS 2011 | 16:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum punya elektabilitas yang cukup bagus kalau maju pada Pilpres mendatang. Anas bisa bersaing ketat dengan dua kandidat presiden lainnya yang bakal maju, Aburizal Bakrie dari Golkar, dan Prabowo Subianto dari Gerindra. Bahkan bukan tidak mungkin Anas mengalahkan keduanya.

Bacaan politik di atas disampaikan peneliti senior LIPI, Siti Zuchro kepada Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu. Bacaan elektabilitas Anas yang tinggi tersebut dibaca Siti Zuchro sebelum Anas terstigma dengan berbagai tuduhan skandal yang disampaikan M Nazaruddin. Bagaimana dengan posisi Anas sekarang?

"Sekarang lain lagi. Elektabilitas Anas hancur karena tuduhan-tuduhan Nazaruddin. Anas jadi terstigma, ternoda oleh klaim-klaim Nazaruddin. Anas jadi punya aib," kata Zuchro.


Lalu, apa yang harus dilakukan Anas. Siti Zuchro menyarankan agar Anas melakukan bantahan. Anas mengklarifikasi setiap tuduhan Nazaruddin. Karena persoalannya hukum, Nazaruddin mengklaim punya bukti, maka Anas harus mengklarifikasinya dengan bukti-bukti juga.

"Anas harus membantah. Bantahannya dengan menunjukkan bukti-bukti. Bukan sekedarnya saja. Anas tidak bisa diam karena kalau diam itu berarti pembenaran,"

Diingatkan Siti Zuchro, Anas seharusnya melakukan klarifikasinya sekarang juga. Siti Zuchro menyarankan Anas segera mengklarifikasi agar tidak menjadi aib di kemudian hari.

"Ingat, yang terjadi saat ini, atau masa lalu itu akan menjadi borok, menjadi endemi yang setiap saat bisa dikorek dan dibikin luka kembali," katanya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya