Berita

ilustrasi

KPK Cukup Kritis, Bisa-bisa Gulung Tikar

RABU, 27 JULI 2011 | 23:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Nasib Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diujung tanduk. Kabar bahwa pejabat KPK, Chandra Hamzah, Ade Rahardja, Johan Budi ikut 'bermain' memanipulasi kasus sangat memungkinkan lembaga superbody itu gulung tikar.

Mantan Ketua KPK, Taufiqurrahman Ruki, menangkap gejala kebangkrutan KPK tersebut. Pasalnya kata Ruki, tuduhan kiri kanan terhadap pejabat KPK yang muncul belakangan sangat mungkin melahirkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap KPK. Saling tuduh antar pimpinan KPK menguatkan ketidakpercayaan tersebut.

"Kekuatan KPK terletak pada masyarakat. Waktu Cicak Vs Buaya masyarakat berdemo, memberi dukungan karena percaya terhadap komitmen dan kredibilitasnya. Kalau masyarakat sudah tidak percaya selesai. Sekarang kondisinya cukup kritis," ujar mantan Ketua KPK, Taufiqurahman Ruki saat diskusi di TV One beberapa waktu lalu (Rabu, 27/7).


Ditengah situasi yang tidak menguntungkan bagi KPK saat ini, kata Taufik, Ketua KPK, Busyro Muqaddas harus segera mengambil langkah-langkah strategis. Segera memumbuhkan kembali kekompakan, rasa saling percaya diantara mereka.

Taufiq menambahkan, langkah memeriksa pejabat-pejabat KPK yang bermasalah sekarang dengan cara yang ditempuh KPK sudah tepat.

"Untuk Chandra sudah benar karena diperiksa kode etik. Ade Rahardja bukan pimpinan benar juga sudah diperiksa pengawasan internal," katanya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya