Berita

ist

JAMINAN SOSIAL

Parpol Cuma Beri Janji Kosong

RABU, 13 JULI 2011 | 20:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Putusan bersalah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap Pemerintah dan DPR karena tidak mensahkan RUU BPJS menunjukkan bahwa buruh dan rakyat Indonesia harus berjuang sendiri dalam menentukan nasibnya.



Demikian disampaikan panglima Garda Serikat Pekerja Metal Indonesia, Barry Silitonga usai mendengarkan putusan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, (Rabu, 13/7).



Hal ini, lanjut Barry, menjadi bukti kalau selama ini partai politik sama sekali tidak bisa diharapkan. Partai politik tidak menyerap aspirasi dan kepentingan rakyat. Mereka cenderung lebih mendahulukan kepentingan diri atau kelompoknya.



"Kita jangan mau terus-menerus dibohongi Parpol. Parpol hanya memberi janji-janji kosong. Justru setelah dari sini, kita akan mendatangi kantor pusat Partai Demokrat sebagai partai berkuasa yang selama ini terus-menerus berbohong dan menghalang-halangi disahkannya RUU BPJS," imbuh Barry. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya