Berita

gunung lokon/ist

Stafsus Presiden: Pengungsi Gunung Lokon Meningkat

SELASA, 12 JULI 2011 | 21:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Aktivitas erupsi gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara terus meningkat. Akibatnya, warga memilih mengungsi. Bahkan, sampai Selasa malam (12/7), warga di sekitar gunung Lokon yang memilih mengungsi jumlahnya terus meningkat.

Dilaporkan dari Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial, Andi Arief, sampai pukul 21.30 Wita, setidaknya 391 kepala keluarga atau sekitar 1.105 warga sudah mengungsi. Peningkatan jumlah pengungsi disebabkan masyarakat merasa aman tinggal di pos pengungsian pada malam hari.

"Pagi atau siang hari mereka kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Sore dan malam balik lagi ke tempat evakuasi," ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 12/7).


Semua pengungsi ditampung di SMA Kristen I, Kelurahan Talete II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Proses evakuasi sendiri dibantu oleh TNI/Polri setempat. Proses evakuasi dilakukan secara tenang dan berjalan baik.

"Dapur umum dan kesehatan sudah dipersiapkan. Logistik hingga saat ini mencukupi untuk kebutuhan pengungsi," sambung Andi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon dan BPBD Sulawesi Utara terus berkoordinasi dengan instansi terkait. BNPB Pusat terus memberikan pendampingan kepada daerah dalam penanganan tersebut, baik aspek teknis maupun dukungan dana siap pakai. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya