Berita

sby-anas/ist

Permohonan Maaf Anas, Trik Jitu Gagalkan KLB

SABTU, 09 JULI 2011 | 23:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Keluhan yang disampaikan Marzuki Alie kepada SBY melalui SMS yang dikirimkannya adalah bukti kalau Ketua DPR itu sangat ingin menggantikan posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum partai.

Tak main-main dengan niatnya, konon kabarnya Marzuki telah menyusun sejumlah langkah, antara lain mengagendakan Rakornas yang akan digelar 23 Juli ini menjadi Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat. Inilah forum untuk menggusur Anas.

Sejumlah pengamat politik, diantaranya Tjipta Lesmana, memberikan catatan. KLB, katanya, bakal urung digelar kalau pemimpin tertinggi Demokrat, SBY, tidak merestuinya. Apapun alasan yang digunakan untuk melaksanakan KLB, selama SBY tidak sreg dengan alasan tersebut maka forum Rakornas tidak akan berubah jadi KLB.
 

 
Lalu, apa yang harus dilakukan Anas guna menangkis niat Marzuki yang kelihatanya cukup serius itu? "Anas harus kasak-kusuk betul. Harus lobi sini lobi sana terutama SBY," jawab Tjipta kepada Rakyat Merdeka Online.
[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya