ilustrasi
ilustrasi
AKSI kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang bersenjata di Papua kembali terjadi. Tiga anggota TNI Yonif 751, ditembak oleh kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) saat berpatroli di Kampung Kalome, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua dua hari lalu (Selasa 5/7). Ketiga korban penembakan adalah Prada Kadek, Sertu Deni, dan Praka Fauzi.
Aksi penembakan terjadi saat anggota TNI dari Yonif 751 yang dipimpin Mayor Infantri Lukas melakukan patroli dan penyisiran di sekitar Sungai Goom, Kampung Kolame untuk mengejar pelaku penembakan anggota Kopassus beberapa waktu lalu. Ketiga korban akhirnya dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
Aksi kekerasan kelompok bersenjata terhadap aparat keamanan dan warga sipil di Papua ini sudah berulang kali terjadi, sehingga sangat meresahkan warga masyarakat. Serangkaian aksi kekerasan di Papua ini menunjukkan bahwa kelompok bersenjata Separatis OPM masih eksis dan leluasa dalam melakukan aksi kekerasan untuk mengganggu ketenangan masyarakat dan bahkan berani menyerang aparat keamanan (TNI/Polri).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
UPDATE
Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01
Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47
Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31
Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50
Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42
Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51
Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20