Berita

fadel muhammad/ist

DPR Masuk Angin, Nasib Petambak Dipasena Terbengkalai

RABU, 06 JULI 2011 | 15:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Petambak Dipasena menagih janji kerja Komisi IV DPR RI. Pasalnya, sepuluh hari setelah berkunjung ke Lampung, mendalami penyelesaian kasus eks Dipasena, komisi perikanan itu hingga saat ini belum juga menyampaikan laporan hasil kunjungan kerjanya.

"Saya dan 7 ribu petambak menanti upaya konkret dari wakil rakyat itu," ujar salah seorang petambak, Thowilun (Rabu, 6/7).

Sebagaimana diketahui, pasca rapat kerja antara Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kelautan dan Perikanan pada 8 Juni lalu, Komisi IV berjanji akan membentuk tim penyelesaian eks Dipasena dan akan turun ke lapangan. Dengan memakai anggaran negara, hasil kunjungannya belum juga disampaikan ke hadapan publik.


Situasi di Dipasena saat ini serba terbatas. Untuk menyambung hidup, petambak mencari ikan atau udang dengan cara menjala atau jaring ala kadarnya. Tak hanya itu, mereka juga terus mengupayakan jalan penyelesaian secara permanen dengan menemui pelbagai pihak, seperti Pemda Tulang Bawang, Lampung. Berbagai upaya yang diarahkan untuk menyelesaikan persoalan eks Dipasena adalah titik terang yang dinanti-nantikan para petambak.

"Kami khawatir wakil rakyat kami masuk angin jika terlalu lama menunda penyampaian laporan tersebut. Kami butuh agar DPR, mendorong agar menteri KKP menyelesaikan masalah kami," imbuhnya. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya