sby/ist
sby/ist
RMOL. Presiden SBY memerintahkan hukum dijalankan tidak tebang pilih. Hukum harus ditegakkan, kata Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu, termasuk terhadap dua kadernya, M Nazaruddin dan Andi Nurpati.
Pun sebaliknya, SBY meminta Andi dan M Nazaruddin menjalani setiap proses hukum terkait masing-masing kasusnya, pemalsuan surat MK dan Suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang.
"Saya tidak ingin ada istilah tebang pilih, siapapun yang terlibat kejahatan, dalam pelanggaran hukum, termasuk korupsi harus menjalani proses hukum. Siapapun," katanya saat diwawancara Elshinta, sesaat lalu (Senin, 4/7).
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
Senin, 06 April 2026 | 05:31
UPDATE
Kamis, 09 April 2026 | 06:16
Kamis, 09 April 2026 | 06:04
Kamis, 09 April 2026 | 05:36
Kamis, 09 April 2026 | 05:26
Kamis, 09 April 2026 | 05:10
Kamis, 09 April 2026 | 04:20
Kamis, 09 April 2026 | 04:16
Kamis, 09 April 2026 | 04:01
Kamis, 09 April 2026 | 03:30
Kamis, 09 April 2026 | 03:28