Berita

pramono edhie

KASAD BARU

Wahab: Tak Ada Niat SBY Dirikan Rezim Keluarga

JUMAT, 01 JULI 2011 | 19:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tudingan Koordinator Kontras, Haris Azhar bahwa pengangkatan Jenderal Pramono Edhie Wibowo sebagai KSAD TNI sebagai langkah SBY menciptakan rezim keluarga tidak benar. Analisa Haris, kata Sekjen Front Pemuda (FP) Wahab Talaohu sangat dangkal.

"Apa dasar pernyataanya Haris Azhar  bahwa SBY akan membentuk rezim keluarga," ujar Wahab kepada Rakyat Merdeka Online, (Jumat, 1/7).

Menurut Wahab, benar faktanya bahwa Jendral Edhie adalah salah satu dari yang terbaik ditubuh TNI. Coba dilihat kembali segenap jabatan yang pernah diemban sebelum menjadi KSAD semuanya diperoleh di luar kepemimpinan SBY.


"Kalaupun hari ini ia terpilih menjadi KSAD semata-mata karena kelayakan beliau menduduki posisi itu dengan mekanisme yang cukup ketat. Terlalu jauh jika ada yang mengatakan akan ada rezim keluarga. Yang pasti jenjang kepangkatan di tubuh TNI sarat dengan profesionalitas, bukan nepotisme," ucapnya.

Wahab meminta agar Haris Azhar untuk belajar menganalisis suatu masalah dengan mengunakan pendekatan fakta, bukan membungkus analisa dengan sikap yang subjektif.

"Semua harus ditelaah secara mendalam. Jangan hanya dinilai subjektif. Tidak ada satu niatpun untuk membentuk rezim keluarga di negara ini," pungkasnya. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya