Berita

darwin Z/ist

Acuhkan Usulan BP Migas, Menteri Darwin Dituding Kolusi

KAMIS, 30 JUNI 2011 | 21:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengangkatan Deputi BP Migas dinilai syarat kolusi karena menteri Darwin Zahedy Shaleh mengangkat Deputi yang tidak diusulkan oleh Kepala BP Migas.

"Peraturan Pemerintah No 42 Tentang BP Migas mengatur Wakil BP Migas dan Deputi diangkat oleh Menteri dan diusulkan oleh Kepala BP MIGAS," ujar Sekretaris Jenderal Lisuma Indonesia, Dhika Yudhistira di Jakarta, (Kamis, 30/6).

Menurut Dhika, dari tiga nama yang diusulkan, hanya  satu nama yang diangkat, sisanya diangkat tanpa usulan Kepala BP Migas.


"Pemilihan seperti itu merusak sistem yang ada di BP Migas. Menteri mengangkat Deputi tanpa melalui usulan Kepala BP Migas. Padahal peraturan pemerintah sudah jelas mengamanatkan Wakil dan Deputi BP Migas diusulkan oleh Kepala BP Migas. Tiba-tiba Darwin mengangkat orang-orang yang tidak sesuai dengan kapasitas,” katanya.

Dhika menilai proses itu cacat hukum dan harus segera dibatalkan demi tegaknya aturan. "Keputusan itu harus dibatalkan demi tegaknya sistem dan aturan yang berlaku. Keputusan Darwin dapat merugikan iklim investasi karena investor takut menteri yang bisa seenaknya menabrak aturan dan UU," kata Dhika.

Aroma politis pun kental dalam pemilihan tersebut. Menurutnya, kepentingan politik dan aroma kekuasaan menjadikan proses itu menuai kontroversi. Darwin dinilai memasukkan kepentingan partainya untuk mengamankan kebijakan pengaturan Migas.

"Pemilihan deputi itu bernuansa politis yang sangat kental. Pertimbangan profesional tidak menjadi prioritas pemilihan. Darwin mencoba memasukkan orang-orang partainya untuk mengamankan kebijakan minyak dan gas. Aroma politisnya begitu kuat tercium,” ungkapnya.

Kinerja kementerian ESDM sejak dipimpin Darwin tidak mengarah pada perbaikan di sektor energi. Darwin tak mampu mendorong dan menggenjot pemasukan APBN dari energi. Penguasaan asing dalam sektor Migas pun malah makin dominan.

"Mentri ESDM kami nilai tidak profesional. Dari beberapa kajian yang kami lakukan, indikator kegagalan D. Dari beberapa kajian yang kami lakukan, indikator kegagalan Darwin pun dengan jelas dapat diukur. Dalam waktu dekat akan kami paparkan berbagai kecacatan Darwin selama ia menjadi mentri ESDM," tegas Aswin Suhendra, aktivis BEM Se-Jakarta sekaligus Wakil Presiden BEM UIN Jakarta. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya