Berita

presiden sby

Inilah Ciri Pemimpin yang Baik Versi SBY

KAMIS, 09 JUNI 2011 | 17:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan keterkaitan antara kepemimpinan di dalam politik, bisnis dan militer. Selain itu SBY membagikan sedikit ilmunya dalam hal kepemimpinan.

Hal itu terjadi saat Presiden memberikan ceramah dalam Indonesia Young Leader Forum 2011 dengan tema "Creating New National Competitiveness Through Young Leaders Enablement" di Ballroom 2 Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (9/6).
 
"Baik di lingkungan bisnis, politik dan militer, semua memiliki goal (tujuan). Semua tentu ingin menang, ingin berhasil. Politik ingin menang dalam pemilu. Dalam bisnis saudara ingin menang dalam persaingan dan mendapat profit. Di milter para jenderal dan kolonel ingin menang dalam pertempuran," urai SBY.


Untuk berhasil dalam bisnis, politik dan militer, diperlukan cara dan taktik efektif. Di tengah tantangan yang berat sering diperlukan penilaian, opsi yang tepat dan logika.

"Kita harus ulet dan gigih, cekatan agar menang dan berhasil. Saya yakin ada korelasi di ketiga hal itu," imbuh SBY.

Mengenai kepemimpinan, SBY juga menyumbangkan sedikit ilmunya kepada para tokoh muda yang hadir. Menurutnya, pemimpin harus punya karakter dan kapasitas untuk memimpin.

"Mesti punya visi dan mampu komunikasikan visi dalam arahan yang jelas. Mesti memastikan tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan agar sungguh dilaksanakan dan diupayakan," kata SBY.

Diterangkannya, pemimpin juga harus mengarahkan, memotivasi dan menunjukkan jalan serta memberikan harapan pada yang dipimpin.

Pemimpin harus senantiasa berikan gagasan. Harus mampu mengelola perubahan dan juga krisis. Membangun dan mempengaruhi lingkungan. Serta harus buktikan adanya kemajuan dan menjabarkan hasil yang dicapai.

"Saya optimis negeri kita akan semakin baik dan pemimpin yang kreatif dan inovatif pasti akan memberikan harapan yang lebih baik," tegasnya.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya