Berita

Astrid Ellena

Blitz

Mahkota Miss Indonesia Digoyang

Ellena Asal Jakarta, Tapi Mewakili Jawa Timur
KAMIS, 09 JUNI 2011 | 07:00 WIB

Belum sebilan menyandang gelar Miss Indonesia 2011, mahkota Astrid Ellena sudah digoyang. Penunjukan Ellena sebagai wakil Jawa Timur, padahal konon dia berasal dari Jakarta, mulai dipermasalahkan. Walah...

Sematan mahkota Miss Indo­nesia 2011 agaknya belum bisa bikin Astrid Ellena tidur nye­nyak. Pa­salnya, kemenangan yang dia raih 3 Juni lalu menyi­sakan po­lemik. Ini terkait keti­dak­cocokan  kota kelahiran de­ngan daerah pe­milihan Ellena.

   Me­nurut kabar, perempuan kelahiran 8 Juni 1990 itu ternyata bukan orang Jawa Timur (Jatim), meski dia me­wakili Jatim dalam ajang Miss Indonesia. Kartu Tan­da Penduduk (KTP) dan akte kelahiran Ellena katanya asli Jakarta. Benarkah?


Ayah Ellena, Yunadi Fredrich saat dimintai konfirmasi menolak dikatakan menyembunyikan iden­­titas atau bahkan melakukan kebo­hongan publik. Dia berala­san, pe­nunjukan sebagai wakil Jatim telah diarahkan dan diten­tukan oleh pa­nitia penyelenggara.

“Ellena sempat ditawari men­ja­di wakil luar Jawa. Tapi mung­kin karena dia pernah sekolah di Surabaya, kemudian mewakili Ja­­wa Timur,” ujar Yunadi Fre­drich ke­pada Surabaya Post, Selasa (7/6).

Ellena mengikuti audisi di Ja­karta sesuai dengan KTP dan tem­pat kelahirannya. Namun, dia me­mang pernah sekolah saat TK sampai kelas 1 SMP di Cita Hati, Surabaya, sebelum ke­mudian pindah ke Amerika.

Tidak hanya Ellena sebenarnya yang mengalami masalah asal usul. Peserta asal Kalimantan Selatan juga dikabarkan berasal dari Sidoarjo. Begitu pula pe­serta asal Sumatera Utara.

“Ini tidak ha­nya ter­jadi pa­da Elle­na saja, tapi juga pada pe­ser­ta lain­nya,” te­gas Yunadi yang me­negaskan kalau putrinya semula tidak menge­tahui kalau akan me­wakili Jawa Timur.

Ellena, yang per­nah ting­gal di Maryland, AS sem­pat menyabet gelar sebagai Miss Favorit dan Miss Kulit Indah da­lam ajang kecantikan yang digelar setiap tahun ini. Selain itu, dalam usia yang relatif muda tersebut, Ellena telah menguasai bahasa Inggris, Spanyol dan Mandarin.

Sejak masa karantina, Ellena memang dinilai telah mencuri per­hatian sehingga masuk ke babak lima besar bersama Aman­da Ro­berta Zevannya dari Papua Barat, Nadia Siddiqa dari Banten, Fatya Ginanjarsari dari DKI Jakarta dan Madhina Nur Muthia dari Kali­mantan Tengah.

Namun di antara keempat fi­nalis lainnya, Ellena dinilai paling menonjol dalam berbagai kuali­fikasi yang dinilai juri. Penyema­tan gelar untuk Ellena tergolong istimewa karena lang­sung dilaku­kan oleh Miss World 2010 Ale­xandria Mills bersama Miss Indonesia 2010 Asyifa Latief.

Sebelum resmi menyandang gelar sebagai Miss Indonesia 2011, gadis yang dikenal open-minded ini juga pernah meraih gelar sebagai Miss UPH (Univer­sitas Pelita Harapan) dan Miss Photogenic UPH 2009. Prestasi yang diraihnya tersebut tidak membuat mahasiswi jurusan Hu­bungan Internasional UPH ini lantas berpuas diri dan terlena sehingga lengah mengejar cita-cita. Dia justru sema­kin berse­mangat untuk meraih im­pian­­nya men­jadi seorang duta bu­daya Indo­ne­sia di mata du­nia. Usahanya un­tuk me­nge­jar mimpi ter­sebut akhirnya mengantarkannya pada ajang Miss Indo­ne­sia 2011. [rm]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya