Berita

andi arief/ist

Pengacara: Semakin Terang Arif Poyuono Ingin Hancurkan Kehormatan Andi Arief

SENIN, 06 JUNI 2011 | 14:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kubu Andi Arief menantang Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, FX Arif Poyuono ke Polda Metro Jaya  membuka semua kasus kliennya.

Sebelumnya, Arif Poyuono berjanji membuka kasus dugaan korupsi pengadaan electronic data processing di Bank Mandiri tahun 2008 yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dihentikan karena intervensi pihak tertentu.

"Suruh saja dia (Poyuono) laporkan saja semua data yang dimilikinya. Semua orang punya hak untuk lakukan laporan tandingan tapi harus dibuktikan," tegas kuasa hukum Andi Arief, Jansen Sitindaon, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 6/6).


Jansen memastikan langkah itu takkan menjadi hambatan kubunya untuk melaporkan Arif Poyuono ke polisi dengan paasl 310 dan 311 KUHP.

"Justru kami ingin semua tuntas. Ancaman FX Arif Poyuono itu malah semakin memperkuat apa yang kita dalilkan bahwa dia secara terang dan jelas ingin hancurkan kehormatan Andi Arief," tegasnya.

Perseteruan kedua eks aktivis Partai Rakyat Demokratik ini bermula dari akun twitter @bangzul_pki menyebut, otak di balik SMS gelap yang mengatasnamakan Muhammad Nazaruddin dan memfitnah Presiden SBY adalah AP.

Meski tidak dijelaskan siapa AP, tapi Arif Poyuono merasa dirinyalah yang dimaksud @bangzul_pki karena semua kriteria yang disebut oleh pemilik akun itu cocok dengan dirinya. Penelusuran Arif Poyuono dan tim FSP BUMN Bersatu, menemukan pemilik akun itu adalah Staf Khusus Presiden berinisial AA.  Ia kemudian melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya, Sabtu (4/6). Merasa tertuduh, Andi Arief pun menyiapkan laporan balasan.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya