Berita

adnan buyung nasution/ist

Bang Buyung Berharap SBY Tidak Dijatuhkan

SELASA, 24 MEI 2011 | 18:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Elit partai penguasa mulai buka-bukaan kartu truf di antara mereka sendiri. Bermula dari dugaan keterlibatan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, dalam suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dia yang kemudian dipecat, berang dan berjanji membuka aib petinggi-petinggi Demokrat lainnya dalam kasus hukum.

Fakta itu menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat terhadap partai terbesar pemenang Pemilu 2009 itu. Mungkin saja, Demokrat akan kehilangan kejayaannya. Pemilu 2014, jadi arena yang mengubur kebesaran Demokrat.

Hal itu tidak dibantah advokat senior Adnan Buyung Nasution. Dalam wawancara di studio Metro TV yang ditayangkan live beberapa saat lalu (Selasa petang, 24/5), Buyung meramal Demokrat bakal babak belur karena kasus korupsi yang melilit kader-kadernya.


"Akan babak belur hadapi Pemilu nanti," ujar pria sepuh bersapaan Bang Buyung ini.

"Dan syukur-syukur SBY tidak jatuh karena kegagalan-kegagalan ini  Saya sebagai orang yang memperjuangkan demokrasi konstitusional, sistem lima tahunan ini harus dipertahankan," lanjut Buyung.
 
Tapi kalau situasi nasional dari berbagai segi semakin memburuk terus bukan tidak mungkin SBY akan dijatuhkan.

"Mudah-mudahan tidak terjadi. Karena saya belum lihat siapa pengganti dia sekarang yang mau urus negara kacau balau ini," harap advokat tiga zaman ini.

Di akhirnya, Buyung mengajak semua rakyat Indonesia agar menjaga negaranya supaya tidak jatuh menjadi negara gagal.

"Kita harus jaga agar tidak jatuh jadi failed state. Ini peringatan lampu kuning ke lampu merah," ucapnya.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya