Berita

ilustrasi

BAYANG-BAYANG ISREAL

Telkomsel Belum Bisa Ungkap Keikutsertaan Amdocs

KAMIS, 12 MEI 2011 | 11:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. PT Telkomsel Tbk belum bisa menjelaskan kepada publik pihak mana saja yang ikut dalam proses tender pembangunan Customer Relationship Management (CRM) senilai 200 juta dollar AS atau setara Rp 1,8 triliun.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Amdocs merupakan salah satu peserta tender CRM Telkomsel. Bila benar ikut dalam tender kali ini, Amdocs diperkirakan akan menang mudah, mengingat pada pertengahan tahun lalu Amdocs berhasil memenangkan tender pembuatan sistem penagihan Telkomsel senilai Rp 1,2 triliun.

Kemenangan Amdocs itu sempat menjadi polemik di masyarakat dan juga kalangan wakil rakyat di Senayan. Amdocs diduga sebagai perusahaan yang ikut menopang perekonomian Israel. Sementara selain tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, Israel juga merupakan negara yang paling banyak mengabaikan hukum internasional termasuk resolusi PBB, terutama yang berkaitan dengan penjajahan mereka atas Palestina. Sikap politik Israel ini jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip kemerdekaan dan kedaulatan yang dianut Indonesia.

Kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 12/5), Deputy Vice President Corporate Secretary Telkomsel, Aulia Ersyah Marinto, menjelaskan bahwa PT Telkomsel yang 65 persen sahamnya dimiliki PT Telkom dan 35 persen sisanya dimiliki Singapore Telecom (SingTel), selalu berusaha mengikuti prinsip-prinsip good governance.

“Kami memiliki perangkat yang terbaik, kami memilih teknologi yang terbaik. Banyak pilihan (untuk CRM). Tapi semuanya masih dalam proses administrasi,” ujarnya.

Karena masih dalam proses administrasi, sambung Aulia, dia belum bisa mengungkapkan pihak mana saja yang berminat dengan proyek tersebut.

“Ini adalah bagian dari proses yang harus kami jaga (agar tidak bocor),” katanya lagi.

Sementara kalangan khawatir bila proyek CRM Telkomsel itu jatuh ke tangan Amdocs dapat mengancam dan membahayakan aspek pertahanan dan keamanan Indonesia. Mengingat Amdocs akan memiliki kemampuan untuk mengakses semua pelanggan Telkomsel yang jumlahnya bisa mencapai 100 juta dan di antaranya adalah pejabat-pejabat penting pemerintah dan tokoh-tokoh nasional berpengaruh. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya