Berita

SUAP SESMENPORA

Ketua DPP Gerindra Kasih KPK Waktu Dua Bulan Usut Keterlibatan Demokrat

RABU, 11 MEI 2011 | 14:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Gerindra meminta Komisi Pemberantasan Korupsi tidak setengah hati mengusut kasus suap di tubuh Kementerian Pemuda dan Olahraga terutama yang menyangkut dugaan keterlibatan kader-kader Partai Demokrat di dalamnya.

Seruan itu disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 11/5).

"Kasus ini harus diusut tuntas termasuk dugaan keterlibatan kader Demokrat. Berdasarkan adagium power tends to corrupt, ada kemungkinan kader Demokrat memang terlibat, karena menterinya (Menpora) kan dari Demokrat," ujar Habiburokhman yang membidangi advokasi di DPP Gerindra.


Pengacara muda ini juga mendesak Presiden Yudhoyono, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, secara resmi memberikan jaminan pada masyarakat bahwa tidak akan ada intervensi baik terbuka maupun tertutup kepada KPK.

KPK sendiri harus memprioritaskan kasus suap puluhan miliar rupiah itu karena semangat pendirian KPK adalah menjadi lokomotif pemberantasan korupsi dengan mengusut kasus-kasus korupsi di pusat kekuasaan terlebih dahulu.

"Jika KPK serius, idealnya dalam waktu paling lama dua bulan sudah ada peta yang jelas apakah kader Demokrat terlibat atau tidak," tandasnya.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya