Berita

Pengebom Marakesh Berpengalaman di Chechnya dan Irak

SENIN, 09 MEI 2011 | 09:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kerajaan Maroko menahan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Marakesh akhir bulan lalu.

Menurut Kantor Menteri Dalam Negeri Maroko, akhir pekan lalu, di antara yang ditangkap adalah otak utama serangan yang menewaskan 16 orang termasuk beberapa turis dan melukai 21 lainnya.

Otak dari serangan itu disebutkan memiliki ideologi jihad dan merupakan pengikut Al Qaeda yang berpengalaman dalam konflik di Chechnya dan Irak sebelum memutuskan untuk melancarkan serangan mematikan di Maroko.

Laki-laki yang tak disebutkan namanya itu belajar membuat bom dari internet. Ia membawa dua bom yang dapat diledakkan dari jarak jauh ke Marakesh dan menyamar sebagai seorang turis di kafe Argana di Djema el Fna.

Juga disebutkan bahwa otak serangan itu akan dibawa ke pengadilan segera setelah aparat yang berwenang menyelesaikan investigasi. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya