Berita

rizal ramli/ist

Tokoh Oposisi: Isu Terorisme Bagai Tabungan yang Bisa Dikeluarkan Kapan Saja

MINGGU, 24 APRIL 2011 | 09:39 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Isu terorisme sudah menjadi semacam tabungan yang bisa dikeluarkan kapan saja. Tujuan utamanya adalah untuk mengalihkan isu.

Pandangan ini membantah pandangan kaum orientalis dan pengamat terorisme asing yang kerap mengaitkan terorisme dengan keyakinan beragama yang menyimpang. Dan lebih jauh, menyudutkan ajaran agama tertentu sebagai sebab utama aksi terorisme.

“Saya khawatir isu terorisme adalah tabungan yang bisa dikeluarkan jika dibutuhkan untuk mengalihkan isu,” ujar mantan Menteri Perekonomian DR. Rizal Ramli kepada Rakyat Merdeka Online .

Tokoh oposisi itu mengatakan, sejauh ini aparat keamanan tidak terlihat sungguh-sungguh membongkar apa yang selama ini digembar-gemborkan sebagai jaringan teroris.

“Polisi kan tahu nama-nama teroris. Bahkan nomor handphone dan tempat tinggal mereka pun polisi tahu,” katanya lagi.

Dengan demikian, polisi seharusnya bisa langsung menangkap teroris dan mematahkan semua rencana serangan. Dia juga menyayangkan sikap aparat keamanan yang seakan mempermainkan isu terorisme untuk menakut-nakuti masyarakat dan mengalihkan perhatian.

“Harusnya polisi bisa menangkap dan tidak perlu membuat status siaga satu bom. Karena itu akan membuat masyarakat merasa lebih khawatir,” demikian Rizal Ramli. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya