Berita

KAMP TINDOUF

Kongres AS: Pelanggaran HAM Terjadi di Depan Mata

SABTU, 23 APRIL 2011 | 11:11 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kongres Amerika Serikat menyoroti kondisi mengenaskan yang dialami orang-orang Sahara yang berada di kamp pengungsi Tindouf di baratdaya Aljazair. Di sisi lain, Kongres AS menggarisbawahi kemajuan dalam hal perlindungan HAM di Maroko.

Orang-orang Sahara mulai menghuni Tindouf menyusul berakhirnya kolonialisasi Spanyol di Sahara pada pertengahan 1970an. Kelompok Polisario yang didukung Aljazair ingin memproklamasikan pemisahan diri dari kawasan utara Maroko yang lebih dahulu merdeka dari Prancis di pertengahan 1950an.

Belakangan ini laporan dari sejumlah badan internasional secara serius mengamati kondisi kehidupan orang-orang Sahara di kamp itu. Disimpulkan bahwa rezim Polisario menggunakan orang-orang Sahara di Tindouf untuk tujuan politik dan ekonomi.

Dalam dalam surat yang dikirimkan Kongres AS kepada Menteri Luar Negeri Hillary Clinton baru-baru ini disebutkan bahwa pelanggaran HAM di Tindouf terjadi di depan mata.

"Bersamaan dengan pembicaraan di Dewan Keamanan PBB mengenai isu Sahara, kami percaya bahwa sangat penting untuk menyoroti kondisi hak asasi manusia di Tindouf, Aljazair ,” tulis Kongres AS.

Kongres AS juga mengingatkan upaya yang dilakukan Raja Muhammad VI dalam meningkatkan kualitas perlindungan HAM di Maroko. Komitmen Raja Muhammad VI, menurut Kongres AS, harus mendapatkan dukungan penuh dari AS.

“Pembentukan Dewan Nasional untuk HAM dan institusi lain yang memiliki kaitan dengan itu telah meningkatkan kualitas perlindungan HAM dalam konstitusi yang akan diperbaharui. Komitmen Maroko untuk untuk melanjutkan keterbukaan mereka dalam hal HAM juga mengindikasikan betapa serius dan kredibel pendekatan yang diadopsi Maroko,” demikian Kongres AS. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya