Berita

nancy huff/ist

Dunia

Nancy Huff Desak Ban Ki-moon Akhiri Derita Pengungsi Tindouf

JUMAT, 22 APRIL 2011 | 08:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sekjen PBB Ban Ki-moon didesak untuk mengambil tindakan tegas demi menyelamatkan anak-anak dan kaum wanita yang terkurung di Kamp Tindouf, Aljazair.

Teach the Children International (TCI), sebuah NGO yang berbasis di Washington DC mengatakan bahwa khususnya kaum wanita dan anak-anak di kamp yang dikuasai kelompok Polisario itu hidup dalam keadaan yang serba kekurangan. Mereka juga tidak memiliki kebebasan untuk mengutarakan aspirasi dan kepentingan mereka.

Permintaan itu disampaikan Presiden TCI, Nancy Huff, dalam sepucuk surat yang dikirimkan kepada Ban Ki-moon baru-baru ini.

Dia menyebutkan kondisi di dalam kamp Tindouf jelas-jelas telah melanggar Konvensi Jenewa 1951 dan Protokol 1967 yang juga ditandatangani Aljazair. Di dalam kamp, sambungnya lagi, pelanggaran HAM kerap terjadi. Pengungsi dilarang meninggalkan kamp. Serta, dilarang menyampaikan pendapat umum dan membuat gerakan.

TCI meminta PBB turun tangan segera untuk mengakhiri penderitaan pengungsi di Tindouf dengan memberikan kesempatan kepada pengungsi untuk memilih apakah tetap bertahan di dalam kamp atau kembali ke Maroko, dimana mereka dapat hidup merdeka dan terhormat.

Nancy Huff juga meminta Ban Ki-moon sungguh-sungguh mempertimbangkan proposal otonomi khusus yang disampaikan Maroko. Proposal itu, sebutnya, didukung oleh Amerika Serikat dan Prancis. Mantan Utusan Khusus Sekjen PBB, Peter Van Valsum, juga menilai proposal itu sebagai jalan keluar terbaik. Menlu AS Rodham Clinton bahkan menyebutnya sebagai satu-satunya jalan keluar yang legitimated untuk mengakhiri krisis sepanjang 35 tahun ini. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya