Berita

anis matta/ist

VIDEO PORNO PKS

Anis Matta Sudah Paham Ini Operasi Politik Pihak Yang Mana?

SENIN, 11 APRIL 2011 | 10:54 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Malang benar Partai Keadilan Sejahtera. Belakangan ini berbagai persoalan datang silih berganti merudung partai terbesar keempat itu.

Awalnya adalah kabar burung tentang video porno yang dilakoni oleh seorang lelaki yang wajahnya mirip wajah Sekjen PKS Anis Matta. Kabar burung ini terbukti basi dan tak terbukti. Lalu kasus impor “daging berjenggot” yang juga tak terbukti. Lalu, “nyanyian” pendiri PKS Yusuf Supendi tentang sejumlah kasus korupsi di tubuh PKS dan poligami atau praktik beristri lebih dari satu di kalangan pimpinan partai itu.

Kalangan dalam PKS merasa bahwa mereka tengah menjadi target utama operasi politik yang bertujuan men-downgrade PKS.

"Ini operasi politik. Anda lebih tahu. Anda bisa paham ini operasi politik siapa. Ada yang ingin men-downgrade PKS," ujar Anis Matta kepada wartawan di gedung DPR RI, pekan ketiga Maret lalu (Selasa, 22/3).

Pernyataan Anis Matta itu disampaikan di saat nyanyian Yusuf Supendi begitu nyaring terdengar. Anis berkeyakinan, bahwa nyanyian Yusuf Supendi itu hanya merupakan satu dari sekian banyak episode yang tengah dipersiapkan untuk menghajar PKS.

Kasus-kasus yang dinyanyikan Yusuf Supendi itu, misalnya, menurut Anis jelas bukan barang baru karena pernah disampaikan tahun 2005 yang lalu.

"Ini serial yang belum selesai. Mulai dari video yang mirip saya, kasus daging impor, dan yang sekarang ini. Akan ada serial keempat," kata Anis lagi ketika itu.

Dia juga mengatakan, dirinya sudah memiliki informasi mengenai kasus lain yang akan di-blow up setelah nyanyian Yusuf Supendi. Tetapi, ketika berbicara di gedung DPR di pekan ketiga Maret lalu itu, dia enggan menyampaikannya.

"Saya tidak mau menyebutkan. Yang jelas masih ada lagi. Perlu nafas panjang," demikian Anis.

Pertanyaannya kini adalah, apakah kasus anggota Komisi V dari PKS, Arifinto, yang tertangkap basah kamera fotografer sedang nonton video porno di tengah rapat paripurna DPR adalah kasus serial keempat yang dimaksud Anis itu? Atau, apakah anis sudah tahu sejak lama tentang kebiasaan Arifinto itu dan khawatir cepat atau lambat, hal itu akan dipakai oleh lawan-lawan PKS untuk membikin partai itu terjerembab.

Sampai sejauh ini belum ada keterangan yang bisa memastikan.

Yusuf Supendi, sang vokalis, mengatakan bahwa Arifinto memiliki kasus lain sebelum ini, yang berkaitan dengan rumah tangga. Karena kasus personal yang tidak disebutkan itu, Arifinto pernah diskors sebagai anggota Majelis Pertimbangan Pusat (MPP). Hari ini (Senin, 11/4) Yusuf pun mengadukan Arifianto ke Badan Kehormatan (BK) DPR.

Sementara kabar lain mengatakan, Arifinto kini tengah mempertimbangkan pengunduran diri. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya