Berita

surya paloh/ist

Surya Paloh: Dulu Saya Mendukung Kawan Yang Satu Itu Karena Paling Pandai, Doktor Dan Jenderal

RABU, 06 APRIL 2011 | 07:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Dalam pemilihan presiden tujuh tahun lalu, Surya Paloh tampil sebagai salah seorang pendukung fanatik Susilo Bambang Yudhoyono.

Dukungan untuk SBY itu, kata Surya Paloh yang kini memimpin Nasional Demokrat ketika berbicara di depan Dewan Penyelamat Negara (Depan) yang mengunjungi kemarin (Selasa, 5/4), diberikannya dari ujung kepala sampai ujung kaki.

"Saya mendukung kawan satu itu, karena dari banyak pertimbangan: dia paling pandai, doktor, jenderal. Kurang apalagi. Harapan untuk melakukan perubahan nasib bangsa tertumpu padanya,” ujarnya seperti dikutip salah seorang aktivis Depan, Liem Siok Lan alias Justiani yang menyebarkan ringkasan pertemuan Depan dengan Surya Paloh itu melalui sejumlah milis.

Tetapi, sambung Surya Paloh, setelah melihat keadaan yang semakin carut marut di bawah pemerintahan SBY, dia sangat kecewa. Akhirnya dukungan pun berubah menjadi kecaman.

Hal lain yang juga dia soroti adalah krisis moral yang tengah terjadi di Indonesia. Menurutnya, krisis moral ini jauh lebih berbahaya daripada krisis pangan dan energi yang tengah mengancam dunia.

“(Krisis pangan dan krisis energi) itu belum seberapa, karena kita kaya. Yang lebih memprihatinkan adalah bangsa ini mengalami krisis moral, krisis identitas dan krisis jatidiri bangsa. Itu harganya amat sangat mahal, tidak bisa dikalkulasi dengan mudah,” demikian Surya Paloh masih menurut Justiani. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya