Berita

Irman Gusman

Wawancara

WAWANCARA

Irman Gusman: Saya Tantang Berdebat Soal Capres Independen

SENIN, 28 MARET 2011 | 07:22 WIB

RMOL. Calon presiden independen yang diusulkan DPD langsung ditolak elite partai politik. Sebab, khawatir kepentingannya terganggu. Tapi penolakan ini dinilai membelenggu demokrasi.

Ketua DPD Irman Gusman  mengatakan, pada dasarnya pe­ru­­bahan UUD 1945 kelima terse­but untuk memperbaiki sistem kenegaraan Indonesia. Ini yang perlu disadari semua kalangan.

“Harapan kita dengan adanya capres independen berarti mem­perbaiki sistem demokrasi kita. Beberapa negara sudah mela­kukan adanya capres independen, tapi dengan syarat-syarat ter­tentu,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Jumat (25/3).


Irman Gusman merasa heran, belum dilakukan pengkajian, tapi sudah ditolak. Makanya, perlu dilakuakn perdebatan di ranah intelektual. Sebab, tujuannya bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Tapi ini me­nyang­kut kepentingan bangsa dan negara.

“Saya tantang berdebat bagi yang menolak capres indepen­den. Soalnya, di negara maju selalu memberikan ruang alter­natif. Ini demi kemajuan bangsa kita. Kalau ini dilakukan, tentu menyehatkan parpol juga,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Apa alasan DPD mengu­sul­kan capres independen?
Perjalanan demokrasi di negara lain, kita melihat bahwa dalam rekruitmen leadership tidak hanya dari partai saja. Seperti juga dalam pemilihan DPR me­lalui parpol. DPD melalui jalur perorangan. Kemudian dalam Pilkada diadopsi calon perseo­rangan. Artinya kita ingin mem­beri ruang kepada publik untuk mengajukan pemimpin mana yang dikehendakinya.

Bukannya ini untuk mele­mah­kan partai politik?
Tentu tidak. Malah memper­kuat. Artinya apabila ada calon independen, akan meningkatkan kompetisi antara calon dari parpol dengan calon dari non-parpol. Jadi, harapannya parpol akan lebih baik lagi dalam me­milih siapa yang akan ditam­pilkan.

Berarti selama ini ada keku­rangan capres dari parpol?
Ini aspirasi yang kuat di tengah masyarakat, hasil penyerapan dari kampus-kampus, berbagai tokoh masyarakat dan hasilnya capres independen jadi harapan masyarakat. Ini merupakan aspi­rasi yang kuat dan tumbuh subur di masyarakat.

Tapi elite parpol banyak yang tidak setuju dengan ca­pres in­dependen?
Kita bisa memahami ketidak­setujuan partai itu karena mereka belum mempelajari latar bela­kang untuk meningkatkan kua­litas demokrasi kita. Penolakan itu bukan berarti mereka tidak setuju, tapi belum paham betul alasannya.

Ada yang menganggap ini mengambil porsi parpol?
Itu tidak mengambil porsi parpol, tapi penyehatan sistem internal parpol untuk merekrut calon terbaik untuk dicalonkan jadi presiden. Dengan adanya jalur independen, parpol akan lebih selektif.   [RM]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

11 Juta PBI BPJS Dihapus, Strategi Politik?

Jumat, 13 Februari 2026 | 06:04

Warga Jateng Tunda Pembayaran Pajak Kendaraan

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:34

Kepemimpinan Bobby Nasution di Sumut Gagal

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:19

Boikot Kurma Israel

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:09

7 Dugaan Kekerasan Berbasis Gender Ditemukan di Lokasi Pengungsian Aceh

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:33

Pengolahan Sampah RDF Dibangun di Paser

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:03

Begal Perampas Handphone Remaja di Palembang Didor Kakinya

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:00

Jokowi Terus Kena Bullying Tanpa Henti

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:34

4 Faktor Jokowi Ngotot Prabowo-Gibran Dua Periode

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:10

Rano Gandeng Pemkab Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:09

Selengkapnya