Berita

ilustrasi

Dicari Pemimpin Sejati untuk Memimpin Revolusi!

SABTU, 26 MARET 2011 | 21:15 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ada tiga jenis gerakan untuk mengganti pemerintah. Pertama, revolusi kudeta damai. Kedua, revolusi elit. Dan ketiga, revolusi sosial yang beradarah-darah.

Itu menurut politisi-paranormal Permadi SH, mantan anggota PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati Soekarnoputri dan kini, meminjam istilah di dunia sepakbola, merumput di Partai Gerindra yang didirikan Letjen (purn) Prabowo Subianto.

Menurut Permadi, mencari pemimpin revolusi bukanlah perkara yang mudah. Bila sampai waktu tertentu pemimpin revolusi yang sejati tidak ditemukan, maka keadaan akan memburuk dan bergerak ke arah chaos.

“Kalau kelompok elit didorong (untuk revolusi) tidak berani, sementara pemuda malah menyerahkan pada yang tua, maka rakyat yang akan muncul dengan kemarahan mereka. Jadi, kita biarkan atau kita arahkan gerak perubahan itu?” katanya lagi.

Revolusi yang ideal untuk Indonesia, sebutnya lagi, adalah revolusi yang multikompleks dengan tugas yang begitu banyak, termasuk di dalamnya menasionalisasi perusahaan asing dan mengembalikan tanah kepada rakyat.

“Kita perlu pemimpin sejati untuk revolusi kita. Bukan yang hanya berani menjatuhkan SBY, tapi juga berani menasionalisasi dan mengembalikan tanah kepada rakyat,” demikian Permadi. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya