Berita

gedung mpr/ist

MPR: Walau Diisi Baju Dalam Wanita, Teror Bom bisa Jadi Pembusukan Politik

SELASA, 22 MARET 2011 | 21:48 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Walaupun, seperti yang disampaikan Polda Metro Jaya, hanya empat paket yang terbukti berisi bom, namun rangkaian teror bom beberapa hari terakhir telah membuat kepercayaan masyarakat pada pemerintah semakin anjlok.

Di sisi lain ini, rangkaian teror bom ini juga memperlihatkan ketidakmampuan pemerintah menjalankan tugas pertama seperti yang dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Itu adalah tujuan nomor satu. Karena gagal, yang pasti (teror bom) menimbulkan ketdakpercayaan pada kredibilitas pemerintah,” ujar Wakil Ketua MPR Hajriyanto Yassin Thohari ketika bersama Ketua MPR Taufiq Kiemas menerima kunjungan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, tadi siang (Selasa, 22/3) di gedung MPR, Senayan, Jakarta.

“Ini juga bisa dipandang sebagai proses pembusukan politik atau political decay terhadap pemerintah,” sambungnya.

Hajriyanto menilai, bahwa apa yang disebut sebagai “teror bom” kali ini lebih bernuansa mbedo, menggoda atau meledek pemerintah karena saking tidak berwibawa. Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah yang kini dipimpin Saleh P. Daulay juga perlu mendorong pemerintah, agar cekatan menangkap penyebar teror tersebut.

“Mau diisi bom benaran atau hanya baju dalam wanita, tujannya adalah menyebarkan ketakutan massal,” katanya lagi. [guh]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya