Berita

ilustrasi/ist

BOM UTAN KAYU

Yenny Wahid: SBY Harus Berikan Perintah Tegas

SELASA, 15 MARET 2011 | 22:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Presiden SBY diminta memberikan perintah tegas kepada penegak hukum untuk melindungi warganegara dari tindakan teror dan intimidasi.

Permintaan itu disampaikan Direktur Direktur The Wahid Institute, Yenny Zannuba Wahid, menanggapi aksi pengeboman yang terjadi di perkantoran Komunitas Utan Kayu, Selasa sore (15/3).

Bom dengan kekuatan yang cukup besar itu meledak sekitar pukul 16.05 WIB. Bom yang dikemas dalam sebuah buku tebal dikirimkan untuk Ulil Abshar Abdalla yang kini menjadi salah seorang Ketua DPP Partai Demokrat. Tiga orang, termasuk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan, yang berusaha menjinakkan bom juga terluka.

Yenny yang pernah menjadi salah seorang staf khusus SBY pada periode 2004-2009 juga mengatakan bahwa teror bom Utan Kayu jelas tidak bisa ditolerir. Ia meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo memerintahkan jajaran di bawahnya menangkap para pelaku dan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi atas upaya oknum dan sebagian pihak yang menggunakan kekerasan dan teror dalam menyampaikan sikap. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya