Berita

bima arya

PAN: Isu Reward and Punishment Koalisi Dipelesetkan

SABTU, 12 MARET 2011 | 12:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Amanat Nasional mengangap isu penataan kembali koalisi pemerintahan dialihkan dengan cepat oleh pihak lain sehingga keluar dari substansi persoalan.

"Isu utama itu jelas adalah penataan kembali koalisi pemerintahan dan reward and punishment. Isu utama itu bukan siapa provokasi siapa. Saya kira ini aneh. Kita perlu telusuri siapa yang keluarkan kata provokasi kemudian di media massa tertulis nama sembilan elit politik yang memprovokasi SBY," ujar Ketua DPP PAN bidang Komunikasi, Bima Arya Sugiarto, dalam diskusi "Politik Undur-undur" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3).

Masalah utamanya menurut Bima adalah setelah hak angket di DPR bergulir ada persoalan serius dalam sistem presidensil dan ketatanegaraan yang harus segera dibenahi.


"PAN ada dalam konteks itu. Persoalan penataan bukan merombak kabinet saja tapi menata koalisi keseluruhan. Kalau dipelesetkan siapa provokasi siapa, itu jauh sekali dari konteks ketatanegaraan kita," tegasnya.

Dijelaskan Bima lagi, drama reshuffle belumlah usai. Karena Presiden SBY hanya mengutarakan, tidak suka ditekan atau dipaksa untuk merombak kabinet.

"Siapa bilang reshuffle bakal batal?" ucapnya.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya