Berita

Sudi silalahi/ist

YUDHOYONO ABUSED POWER

Sudi Silalahi Intimidasi Hakim Sengketa PKB

JUMAT, 11 MARET 2011 | 14:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengantongi bukti intervensi pemerintahan SBY dalam kekisruhan di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut Kedubes AS dalam laporan ke Washington DC, pada tahun 2006, Sekretaris Kabinet, ketika itu, Sudi Silalahi telah mengintimidasi majelis hakim yang sedang memeriksa perkara perebutan kekuasaan di tubuh partai yang didirikan mantan Presiden Abdurrahman Wahid itu. Hal ihwal mengenai intervensi pemerintahan SBY terhadap konflik internal PKB ini juga dibeberkan dalam pemberitaan The Age, harian berpengaruh di Australia.

Menurut informasi yang diperoleh Kedubes AS, Sudi Silalahi ketika itu mengatakan kepada hakim bahwa bila pengadilan membantu kubu Gus Dur, itu sama dengan dengan memberikan bantuan kepada pihak yang hendak menggulingkan pemerintahan Yudhoyono.

Intervensi tangan kanan SBY itu tidak langsung sukses, karena, menurut sumber Kedubes AS yang memiliki hubungan erat dengan PKB dan pengacara yang terlibat dalam kasus ini, pendukung Gus Dur menyuap majelis hakim Rp 3 miliar untuk keputusan yang memenangkan kubu Gus Dur.

Namun demikian, tujuan strategis kubu SBY tercapai karena setelah itu Gus Dur yang tak lagi punya posisi kuat di PKB memperbaharui kebijakannya terhadap pemerintahan SBY. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya