Berita

DPP Demokrat: PKS Harus Dihukum!

RABU, 09 MARET 2011 | 15:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. DPP Demokrat terus mendesak agar peta koalisi pendukung pemerintah dan kabinet diubah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini dianggap lebih sering menjadi beban didesak bersikap ksatria dengan menarik diri dari kabinet dan koalisi.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Munadi Herlambang, misalnya, menegaskan bahwa bagaimanapun juga melihat manuver politiknya selama ini PKS tetap harus mendapatkan punishment.

"Memang saat ini ada kecenderungan PKS bersikap melunak. Tapi tidak serta merta PKS bebas dari punishment," tegas Herlambang sambil menekankan kalau berjiwa ksatria, PKS harusnya berani menerima risiko dari manuver politik mereka selama ini.

Menurut Munadi kepada Rakyat Merdeka Online, ada dua bentuk hukuman yang bisa diberikan kepada PKS. Pertama, hard punishment seperti berupa keluar dari koalisi. Dan kedua, soft punishmentyang bentuknya adalah keluar dari kabinet. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya