Berita

DPP Demokrat: PKS Harus Dihukum!

RABU, 09 MARET 2011 | 15:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. DPP Demokrat terus mendesak agar peta koalisi pendukung pemerintah dan kabinet diubah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini dianggap lebih sering menjadi beban didesak bersikap ksatria dengan menarik diri dari kabinet dan koalisi.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Munadi Herlambang, misalnya, menegaskan bahwa bagaimanapun juga melihat manuver politiknya selama ini PKS tetap harus mendapatkan punishment.

"Memang saat ini ada kecenderungan PKS bersikap melunak. Tapi tidak serta merta PKS bebas dari punishment," tegas Herlambang sambil menekankan kalau berjiwa ksatria, PKS harusnya berani menerima risiko dari manuver politik mereka selama ini.

Menurut Munadi kepada Rakyat Merdeka Online, ada dua bentuk hukuman yang bisa diberikan kepada PKS. Pertama, hard punishment seperti berupa keluar dari koalisi. Dan kedua, soft punishmentyang bentuknya adalah keluar dari kabinet. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya