Berita

DPP Demokrat: PKS Harus Dihukum!

RABU, 09 MARET 2011 | 15:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. DPP Demokrat terus mendesak agar peta koalisi pendukung pemerintah dan kabinet diubah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini dianggap lebih sering menjadi beban didesak bersikap ksatria dengan menarik diri dari kabinet dan koalisi.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Munadi Herlambang, misalnya, menegaskan bahwa bagaimanapun juga melihat manuver politiknya selama ini PKS tetap harus mendapatkan punishment.

"Memang saat ini ada kecenderungan PKS bersikap melunak. Tapi tidak serta merta PKS bebas dari punishment," tegas Herlambang sambil menekankan kalau berjiwa ksatria, PKS harusnya berani menerima risiko dari manuver politik mereka selama ini.

Menurut Munadi kepada Rakyat Merdeka Online, ada dua bentuk hukuman yang bisa diberikan kepada PKS. Pertama, hard punishment seperti berupa keluar dari koalisi. Dan kedua, soft punishmentyang bentuknya adalah keluar dari kabinet. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya