Berita

DPP Demokrat: PKS Harus Dihukum!

RABU, 09 MARET 2011 | 15:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. DPP Demokrat terus mendesak agar peta koalisi pendukung pemerintah dan kabinet diubah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini dianggap lebih sering menjadi beban didesak bersikap ksatria dengan menarik diri dari kabinet dan koalisi.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Munadi Herlambang, misalnya, menegaskan bahwa bagaimanapun juga melihat manuver politiknya selama ini PKS tetap harus mendapatkan punishment.

"Memang saat ini ada kecenderungan PKS bersikap melunak. Tapi tidak serta merta PKS bebas dari punishment," tegas Herlambang sambil menekankan kalau berjiwa ksatria, PKS harusnya berani menerima risiko dari manuver politik mereka selama ini.

Menurut Munadi kepada Rakyat Merdeka Online, ada dua bentuk hukuman yang bisa diberikan kepada PKS. Pertama, hard punishment seperti berupa keluar dari koalisi. Dan kedua, soft punishmentyang bentuknya adalah keluar dari kabinet. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya