Berita

prabowo subianto/ist

RESHUFFLE KIB II

Prabowo, Belajarlah dari Kehancuran Dipo Alam, Denny Indrayana, PKB dan PAN!

SABTU, 05 MARET 2011 | 10:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Prabowo Subianto diminta belajar dari kehancuran tokoh dan partai politik yang membela pemerintahan SBY-Boediono, yang semakin hari semakin mengecewakan rakyat banyak.

"Bergabung dengan koalisi SBY-Boediono adalah jalan menuju kehancuran. Dengan begitu apa yang diperjuangkan Prabowo selama lima tahun ini hancur. Lima tahun ini ia berusaha keras memperlihatkan keinginan kuat untuk berjuang bersama rakyat," ujar Jurubicara Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu pagi (5/3) dalam perjalanan mengantarkan jenazah Liu Siaw Fung alias Marijani Rizal Ramli ke pemakaman di Gunung Gadung, Bogor.

Gerindra kini dikabarkan tengah merapat ke kubu Istana untuk mendapatkan kursi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang kemungkinan besar akan dikocok ulang tidak lama lagi.


"Seharusnya Prabowo belajar dari para pembela SBY, yang namanya kini hancur di masyarakat seperti Dipo Alam, Denny Indrayana, atau partai yang tadinya dipuja-puja rakyat dan kini hancur karena bersekutu dengan SBY dan larut dalam kekuasaan yang tidak amanah, PKB dan PAN," demikian Adhie.[guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya