Berita

ilustrasi/ist

Polisi Selalu Lamban Tangani Kasus Kekerasan pada Wartawan

KAMIS, 03 MARET 2011 | 15:07 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia meminta polisi mengusut tuntas penusukan Banjir Ambarita, kontributor Vivanews.com dan Jakarta Globe di Jayapura. Penusukan tersebut merupakan tindakan keji dan merupakan bentuk tekanan terhadap pers di Indonesia.

Banjir Ambarita, yang biasa disapa Bram, ditusuk di depan kantor Walikota Entrop, Jayapura, lewat tengah malam tadi (Kamis, 3/3) sekitar pukul 00.55 WTI.

Awalnya ia dipepet dua orang yang mengendarai motor. Lalu salah seorang dari kedua orang yang tak dikenal itu menusukkan pisau ke perut dan dada Bram. Bram terluka dan mengalami pendarahan. Saat ini Bram sedang menjalani operasi di RS TNI Aryoko, Jayapura. Sampai saat ini identitas pelaku dan motivasi penusukan belum diketahui.

“Tanpa tindakan cepat, pelakunya bisa melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” kata Ketua AJI Indonesia, Nezar Patria.

Koordinator Advokasi AJI Indonesia, Margiyono, juga mengingatkan bahwa polisi selalu lamban menangani kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis. Bahkan menurut catatan Divisi Advokasi AJI Indonesia, banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis yang tidak diusut tuntas.

Sejauh ini dari catatan AJI, ada beberapa kasus kekerasan yang dialami jurnalis yang tidak jelas penanganannya. Misalnya, pembunuhan Alfret Mirulewan di Pulau Kisar, Maluku Barat Daya. Sementara pembunuh Ridwan Salamun di Tual hanya dituntut delapan bulan penjara. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya