Berita

nanan sukarna/ist

Nanan Soekarna, Kartu yang Tak Jadi Mati

SENIN, 28 FEBRUARI 2011 | 11:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Karier Nanan Soekarna sempat tersendat.

Dua tahun lalu, Selasa, 3 Februari 2009, sekitar pukul 10.00 WIB seribuan orang mendatangi gedung DPRD Sumatera Utara di Medan. Mereka mendesak DPRD agar membahas pembentukan Provinsi Tapanuli. Pimpinan DPRD Sumut tak menghiraukan permintaan itu.

Massa yang marah mendobrak masuk ruang rapat paripurna. Mereka membawa sebuah peti mati dan membentangkan berbagai spanduk berisi dukungan pembentukan Provinsi Tapanuli.

Melihat gelagat yang tidak baik, Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat menghentikan sidang yang tengah membahas Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah. Ia dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, RE Nainggolan, diungsikan ke ruang pimpinan yang berada persis di belakang ruangan paripurna.

Dari ruang pimpinan, sekitar pukul 11.30 WIB, Aziz Angkat diungsikan ke ruang Fraksi Partai Golkar di lantai dasar. Sejumlah anggota polisi mengawal evakuasi itu. Tetapi massa semakin beringas. Mereka melempari rombongan Azis Angkat dan menguber sampai ke ruang Fraksi Golkar.

Di tengah jalan, Aziz Angkat dicaci maki, ditarik-tarik, bahkan pukulan juga sempat didaratkan ke tubuh dan wajahnya. Tak ada satupun yang bisa menghalangi pengeroyokan itu hingga Aziz Angkat akhirnya terkapar dan dilarikan ke RS Gleagles Internasional sekitar pukul 13.00 WIB.

Massa yang marah masih berusaha menghalang-halangi ambulans yang hendak mengevakuasi Aziz Angkat ke rumah sakit. Mereka curiga Aziz Angkat hanya pura-pura sakit saja. Nyawa Aziz Angkat tak dapat ditolong. Ia meninggal dunia tak lama kemudian.

Kematian Aziz Angkat adalah pukulan telak di ulu hati karier Kapolda Sumut Irjen Nanan Soekarna. Beberapa hari kemudian dicopot dari jabatan itu dan dimutasi ke Mabes Polri.

Di Jakarta Nanan diangkat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri. Saat bom meledak di Hotel JW Mariott dan Ritz Carlton di Mega Kuningan, Jakarta, Juli 2009, Nanan merupakan pejabat Polri yang paling banyak berbicara dengan media massa. Dari posisi itu, Nanan kemudian diangkat menjadi Inspektur Pengawasan Umum Mabes Polri. Namanya juga ikut meramaikan bursa pemilihan Kapolri yang lalu.

Tetapi, kala itu kematian Aziz Angkat masih menghantui karier Nanan. Untuk sementara ia harus puas di kursi Irwasum sampai Jusuf Manggabarani beranjak dari kursi Wakapolri hari ini.

Bila tidak ada aral melintang, besok Nanan akan dilantik sebagai Wakapolri definitif berdasarkan Telegram Rahasia Kapolri Jenderal Timur Pradopo nomor STR/159/II/2011, tanggal 28 Februari 2011. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya