Berita

khaddafi/ist

Dunia

Hery Sucipto: Libya Diambang Perang Saudara

SABTU, 26 FEBRUARI 2011 | 07:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Krisis di Libya yang telah merenggut nyawa lebih dari 1.000 jiwa diprediksi akan semakin memburuk. Sikap keras pemimpin Libya Moammar Khaddafi menjadi sebab kian terpuruknya negeri itu.

"Sikap bengal Khaddafi dan pernyataannya yang lebih memilih mati ketimbang memenuhi tuntutan demonstran untuk mundur, membuat krisis semakin berdarah-darah," ujar Hery Sucipto, direktur Center for Islam and Middle East Studies (CIMES).

Lebih lanjut, Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah ini menegaskan, sikap Khaddafi itu selain membuat perlawanan kubu oposisi dan rakyat makin kencang, juga telah mengancam Libya kepada perang saudara.

"Satu-satunya jalan mengakhiri krisis ini adalah Khaddafi mundur. Itupun jika dia masih punya sedikit nurani. Jika tidak, maka tinggal menunggu kehancuran negeri kaya minyak ini," kata Hery.

Melihat perkembangan ini, alumnus Al Azhar Mesir ini memprediksi umur kekuasaan Khaddafi tak akan lebih dari seminggu.

"Kekuatan rakyat yang akan memenangkan pertarungan ini," tambahnya. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya