Berita

Vonis Ciketing Cerminkan Toleransi Negara pada Kejahatan

KAMIS, 24 FEBRUARI 2011 | 18:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Vonis antara 5-7 bulan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi pada sejumlah terdakwa pelaku kekerasan kepada jemaat Huria Kristen Batak Protestan Pondok Timur Indah, Ciketing Asem, dikhawatirkan berdampak pada merosotnya kesadaran keberagaman di Indonesia. Vonis yang ringan itu dapat berimbas pada proses hukum atas pelaku-pelaku kekerasan atas nama agama di Cikeusik dan Temanggung.

"Salah satu yang kita takutkan, vonis itu berimbas ke kasus Cikeusik dan  Temanggung dan lainya," ujar Kuasa Hukum Gereja HKBP Pondok Timur Indah, Judianto Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 24/2).

Menurut Anto, vonis itu seolah mencerminkan bahwa negara memelihara kejahatan. Apalagi kasus ini hubungannya tidak hanya pada korban, tapi menyangkut komitmen Bhineka Tunggal Ika. Anto tidak sampai menyimpulkan bahwa ada tekanan pada Majelis Hakim. Namun kalaupun ada, hakim dan jaksa seharusnya tidak takut. 


Menurut Judianto, pihak jemaaat HKBP Ciketing, khususnya Pdt Luspida Simanjuntak dan Hasian Lumbantoruan yang jadi korban penusukan dan pemukulan, sudah mengetahui vonis tersebut. Pihaknya belum menentukan langkah apa yang akan diambil untuk merespons ringannya vonis.

"Kami sebagai korban diwakili jaksa. Sekarang kami serahkan pada jaksa untuk banding atau tidak," ucapnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya