Berita

ilustrasi/ist

Inilah Konspirasi di Balik Kehancuran Saham Mandiri

SELASA, 22 FEBRUARI 2011 | 09:25 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kebijakan Menteri Negara BUMN melego saham Garuda Indonesia dianggap ikut memperburuk penampilan Bank Mandiri di lantai bursa.

“Tahukah rakyat Indonesia bahwa harga saham Bank Mandiri drop dari Rp 7.000 menjadi Rp 6.000 gara-gara “konspirasi” kebijakan Meneg BUMN terhadap go public PT Garuda Indonesia dengan menempatkan Bank Mandiri sebagai kreditur Garuda. Mungkin Meneg BUMN atau Dirut Garuda takut keburu diganti,” ujar Ketua Lembaga Penyelidik Ekonomi dan Keuangan Negara (LPKEN), Sasmita Hadinagara, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Selasa, 22/2).

“Akibatnya, value perusahaan BUMN terbesar milik rakyat Indonesia itu drop Rp 20 triliun dalam satu hari,” sambung Sasmita.

Selain itu, dia juga menyoroti hal yang disebutnya sebagai kekonyolan dalam prospektus penawaran saham Garuda. Misalnya, prospektus itu tidak memperlihatkan consolidated ballance sheet Garuda. Juga ada klaim yang menyatakan bahwa Garuda untung Rp 132 miliar pada tahun 2009. Klaim itu dianggap bohong karena penambahan “aset” itu diperoleh dari penghapusan utang Garuda di Bank Mandiri.

“Ini benar-benar rekayasa financial report yang konyol. Belum lagi kebijakan program hapus tagih tersebut belum di-acc Menteri Keuangan. Payah. Bagaimana BUMN mau maju bila penuh rekayasa,” demikian Sasmita. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya