Berita

ilustrasi

Drajad Wibowo: Moratorium Hutan Dorong Bunuh Diri Ekonomi

RABU, 16 FEBRUARI 2011 | 19:09 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintah diminta tidak menanggapi desakan asing yang menginginkan moratorium untuk semua jenis hutan. Jika dituruti, dalam dua tahun perekonomian Indonesia runtuh. Dus artinya ini sama dengan bunuh diri ekonomi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Rabu siang (16/2).

Bunuh diri ekonomi akan ditandai dengan gejolak kurs rupiah hingga menyebabkan inflasi yang cukup mengerikan seperti saat krisis moneter 1998. Harga barang meningkat tajam sementara daya beli masyarakat menurun.

Desakan yang disampaikan sejumlah LSM kaki tangan asing itu, kata dia, sangat berlebihan karena mereka juga meminta agar Hutan Tanaman Industri (HTI) ikut dimoratorium. Padahal, kalau HTI ikut dilarang, maka lahan yang menganga akan semakin terlantar.

Selain mengganggu ekspor andalan Indonesia, moratorium juga mengganggu kebutuhan kertas untuk memproduksi koran dan majalah. Artinya, media cetak di Tanah Air harus siap-siap gulung tikar.

“Masalah ini tentu saja akan berdampak serius, kalangan pers tidak lagi bisa leluasa menyebarluaskan informasi. Saya kira, bukan ini yang kita harapkan,” ujar Drajad lagi. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya