Berita

ilustrasi, kantor camat

Publika

Waduh, Kantor Camat Kebayoran Baru Reot dan Bau Pesing Nih

RABU, 16 FEBRUARI 2011 | 00:39 WIB

RMOL. Kebayoran Baru merupakan salah satu kawasan strategis yang terletak di Kotamadya Jakarta Selatan. Di wilayah kecamatan ini dihuni oleh kalangan menengah ke atas, sekaligus banyak bercokol kaum intektualnya. Bahkan, tak sedikit pejabat negara dan para jenderal bermukim di kawasan itu.

Melihat fenomena tersebut, penyediaan sarana dan prasarana untuk warga semestinya jauh lebih OK. Yang tak kalah penting, kelayakan tempat sebagai sarana pelayanan dan aktivitas warga masyarakat mesti benar-benar diperhatikan.

Sayangnya hal itu sangat bertolak belakang dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Kantor pemerintahan yang semestinya mampu memberikan pelayanan nyaman dan memuaskan bagi masyarakat, malah jauh dari harapan.


Pasalnya, kondisinya serba carut marut. Sejumlah ruangan pelayanan kantor di kecamatan itu sangat sempit. Kondisi gedungnya pun sudah usang dan terkesan reot. Belum lagi, aroma bau pesing yang menyengat hidung pegawai dan para tamu. Seolah menambah nuansa keprihatinan di lingkungan kantor instansi itu.

Guna mengantisipasi akibat serba sempitnya ruangan, dan terganggunya aktivitas pelayanan terhadap warga, sejumlah pegawai pun akhirnya diungsikan ke lokasi lain. Pegawai bagian pertamanan misalnya, mengungsi kegedung Sekolah Dasar Kramat Pela. Sementara Seksi Pertamanan dievakuasi di Kelurahan Melawai.

Berbagai langkah itu dilakukan Camat Kebayoran Baru dan jajarannya. Upaya kerja kerasnya itu akhirnya berhasil merealisasikan pembangunan di tiga kantor kelurahan. Yakni, Kelura­han Gandaria, Cipete dan Kelurahan Kramat Pela.

Bambang S, FPRM

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya