Berita

ilustrasi/ist

Muhaimin Iskandar Diminta Berpikir dan Bekerja Lebih Keras

SELASA, 15 FEBRUARI 2011 | 13:38 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. PP Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi upaya pemerintah RI mengevakuasi TKI yang terlantar di Arab Saudi. Upaya evakuasi ini perlu didukung semua pihak sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi WNI di luar negeri.

“Meskipun terlambat, tentu kami mengapresiasi upaya pemerintah ini. Kami sudah meneriakkan keharusan evakuasi ini beberapa minggu lalu. Alhamdulillah, teriakan kami ini ternyata didengar pihak yang terkait,” ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, di sela-sela Rapat Kerja PP Pemuda Muhammadiyah di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (15/2).

Hal lain yang perlu dipikirkan dan dikerjakan pemerintah pasca evakuasi ini adalah bagaimana menyediakan lapangan kerja bagi TKI di dalam negeri. Hal ini menjadi penting agar kenekatan TKI mengadu nasib ke luar negeri tidak terulang. Dalam konteks ini, Pemuda Muhammadiyah mendesak Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar agar berpikir dan bekerja lebih keras lagi.

“Selama ini Menakertrans belum bekerja maksimal. Penyediaan lapangan kerja masih jauh dari harapan. Sementara itu, pengiriman TKI ke luar negeri masih saja bermasalah. Perlu kerja professional dalam menangani semua persoalan yang terkait dengan tenaga kerja di Indonesia,” ujar Saleh lagi. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya