Berita

ilustrasi/ist

Pejabat dan Mantan Pejabat Mesir Dilarang Pergi ke Luar Negeri

SABTU, 12 FEBRUARI 2011 | 23:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Dewan Militer Mesir yang kini berkuasa melarang pejabat dan mantan pejabat Mesir meninggalkan negeri itu tanpa mendapatkan izin. Ini adalah larangan pertama yang disampaikan Dewan itu setelah Hosni Mubarak mundur sekitar 24 jam lalu (Jumat, 11/2) .

Larangan itu dikeluarkan bersamaan dengan tekanan kelompok demonstran yang tetap bertahan di Tahrir Square sampai mereka mendapatkan kepastian Dewan Militer memenuhi semua tuntutan mereka untuk demokrasi.

Menurut harian Israel, Haaretz, Dewan Tertinggi Militer telah menyampaikan pengumum pertama sejak mereka berkuasa. Di dalam pengumuman itu, antara lain disebutkan bahwa Dewan Militer akan menjamin berdirinya supremasi sipil.

Sementara seorang pejabat di bandara Kairo mengatakan, pemerintahan Dewan Militer telah menerbitkan sebuah daftar tang berisi nama-nama pejabat dan mantan pejabat Mesir yang tidak boleh meninggalkan Mesir tanpa mengantongi izin khusus.

Pejabat di bandara Kairo itu mengatakan, Menteri Informasi Anas el-Fiqqi telah mengirimkan kopernya ke bandara. Namun ia tak juga muncul dalam penerbangan yang seharusnya membawa dirinya ke London. Masih menurut pejabat yang sama, keputusan ini untuk mencegah agar mantan pejabat yang memiliki masalah hukum di era sebelumnya tidak melarikan diri. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya