Berita

ilustrasi/ist

REVOLUSI MESIR

Dewan Militer Mesir Janjikan Supremasi Sipil

SABTU, 12 FEBRUARI 2011 | 21:32 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Beberapa jam setelah berkuasa menyusul pengunduran diri Hosni Mubarak, Dewan Militer mengumumkan komitmen mereka pada proses demokrasi dan supremasi sipil. Namun di sisi lain, Dewan yang dipimpin oleh Chief Marshal Mohammed Hussein Tantawi ini meminta rakyat Mesir menghormati pasukan keamanan yang sempat bentrok dengan demonstran pekan lalu.

Pernyataan Dewan Militer itu dibacakan seorang jurubicara melalui televisi yang disiarkan langsung. Belum diperoleh kepastian apakah polisi yang sejak bentrokan pekan lalu menghilang dari jalan-jalan di kota Kairo akan kembali bertugas atau tidak. Namun di Tahrir Square tentara dam rakyat Mesir mulai terlihat membersihkan lapangan yang selama tiga pekan menjadi pusat demonstrasi.

Masih menurut Dewan Militer, Mesir juga masih mengakui dan menghargai semua perjanjian dengan negara-negara lain. Bagian ini kelihatannya disampaikan untuk meredam kekhawatiran Israel bila Mesir mengalami perubahan rezim yang begitu drastis. Israel dan Mesir menandatangani perjanjian damai pada 1978.

Pengumuman pertama yang disampaikan Dewan Militer itu tidak berbicara banyak mengenai apa yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Rakyat ingin melihat perubahan struktur. Mereka ingin melihat perubahan di Konstitusi. Mereka ingin melihat demokrasi. Sementara pengumuman Dewan Militer itu tidak menjelaskan apapun mengenai hal-hal yang ingin disaksikan oleh rakyat,” ujar Parag Khanna dari Global Governance Initiative kepada CNN. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya